Pelantikan Pejabat Struktural RS ‘Aisyiyah Bojonegoro Periode Tahun 2019-2021

Rumah Sakit Aisyiyah(RSA) Bojonegoro hari ini (2/7) melantik pejabat struktural periode 2019 -2021 di lantai 4 gedung Tanim.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Drs. H. Karimul Barid Sofyan yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah (Sang Surya).

Memasuki acara inti, dr. H. Pramono Apriawan Wijayanto selaku Wadir Medis bertugas membacakan surat keputusan susunan pejabat struktural periode 2019-2021 dan dilanjutkan prosesi pelantikan dan pembacaan sumpah yang dipimpin oleh Direktur RSA, dr. H. Sudjarwanto, M.Kes.

Ketua MPKU Ns. H. M. Taufiqurrohman, S.Kep dalam sambutannya mengingatkan bahwa apapun yang telah diamanatkan pada kita semua, termasuk jabatan adalah sesuatu yang akan dipertanggung jawabkan kelak pada Allah subhanahu wa taala, maka kita harus meniatkan itu semua sebagai ibadah. Niatkan semua untuk ibadah, supaya bisa kita download nanti, saat ada di kehidupan abadi imbuh beliau.

H. Rodli Abdul Rahman,M.Ag selaku wakil ketua PDM Bojonegoro yang membidangi majelis kader dan MPKU, berpesan kepada para pejabat yang telah dilantik agar meneladani sifat Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam yaitu shiddiq, amanah, tabligh, fathonah. Beliau juga mengibaratkan pejabat itu laksana sisir yang dimana sisir itu bisa mengatur,memperindah dan merapikan rambut sehingga bisa membuat seseorang menjadi percaya diri.

Filosofi SISIR (Syukur-Istiqomah- Sabar-Ikhlas-Ramah). Kunci menjadi pemimpin yang baik menurut filosofi sisir yaitu yang pertama harus bersyukur, karena dengan kita bersyukur maka nikmat akan bertambah. Kedua harus Istiqomah dalam kebaikan dan jangan sampai larut dalam masa lalu yang kurang baik. Yang ketiga Sabar sesuai dengan surat Ali Imran ayat 200 yang artinya Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung

Yang keempat Ikhlas dalam mengerjakan sesuatu, tanpa mengharap pujian ataupun imbalan pada orang lain. Dan yang terakhir adalah ramah dalam segala sikap dan perilaku kepada semua orang tanpa pandang bulu, seperti moto budaya kerja RSA yaitu Ramah Simpel Aman (Ramah dalam melayani, Simpel dalam menangani dan Aman dalam melindungi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *