PAINLESS LABOUR

Oleh dr. Ika Maret Tania, Sp.OG
RS Aisyiyah Bojonegoro

Apa itu painless labour?

Proses persalinan dengan mengurangi rasa sakit saat kontraksi.
Caranya bagaimana?
1. ILA (Intrathecal Labour Analgesia)
Dengan teknik menyuntikkan obat penghilang rasa sakit ke dalam ruang spinal (saraf tulang belakang) ibu saat persalinan pembukaan ≥4 cm (fase aktif). Setelah obat disuntikkan, ibu tetap sadar, namun tidak bisa lagi berjalan-jalan. Selebihnya persalinan akan berlangsung seperti persalinan normal biasa.
Kelemahannya waktu kerja terbatas karena dosis yang diberikan kecil dan tidak bisa ditambah, yaitu 4 jam, diharapkan bayi lahir dalam waktu tersebut.
2. ELA (Epidural Labor Analgesia)
Dengan teknik menyuntikkan obat penghilang rasa sakit melalui kateter kecil ke rongga epidural (bagian belakang ruang spinal) ibu.
Perbedaannya dengan ILA, pada tindakan ini menggunakan kateter epidural yang berfungsi untuk menambahkan obat penghilang rasa sakit bila efek obat sudah habis namun proses persalinan belum selesai.
Apa keuntungannya?
Rasa sakit selama proses melahirkan dapat diminimalkan.
Penelitian selama 20 tahun tidak menemukan efek buruk terhadap janin.
Ibu masih dapat melakukan IMD (Inisiasi Menyusu Dini).
Adakah kerugiannya?
Komplikasi yang umum terjadi adalah mual, muntah, penurunan tekanan darah, dan sakit kepala.
Proses persalinan lama sehingga meningkatkan penggunaan oksitosin dan instrumen vakum.
Sebelum melakukan painless labour, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis kandungan dan dokter spesialis anestesi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *