Gedung Arofah RSA Bojonegoro

Kantor RSA Bojonegoro

Gedung Bir Ali RSA Bojonegoro

VVIP AROFAH 3 RSA Bojonegoro

AKREDITASI KARS PARIPURNA

IGD RSA Bojonegoro

 

SEMINAR KEFARMASIAN RS ‘AISYIYAH BOJONEGORO

Silahkan diikuti….
SEMINAR KEFARMASIAN RSA
Dengan tema ” Konseling Efektif Sebagai Upaya Optimalisasi Outcome Terapi “

Inhouse Training Bagi Karyawan Dan Karyawati RS ‘Aisyiyah Bojonegoro

Jumat (13 Juli 2018) RS ‘Aisyiyah Bojonegoro kembali mengadakan Inhouse Training bagi karyawan dan karyawatinya yang bertempat di ruang pertemuan Komite Medis, gedung Bi’r Ali lantai 4.

Tema yang diambil dalam Inhouse training kali ini adalah “Nebulisasi Budesonide Sebagai Terapi Pengontrol Asma Pada Anak” oleh dr. Retno Nurhayati, Sp. A, M. Biomed sebagai narasumbernya.

Acara yang diadakan pukul 13.00 WIB ini, diikuti sekitar 35 peserta yang terdiri dari perawat dan dokter umum.

Selain untuk update ilmu dan menambah pengetahuan, para peserta diharapkan mampu menangani dan mengontrol asma pada anak.

Buletin RS ‘Aisyiyah Bojonegoro Bulan Juni 2018

Peringati Milad ke 44, RS Aisyiyah Gelar Pertandingan Olahraga

Sabtu,11/11/2017 RS ‘Aisyiyah Bojonegoro (RSA) mengadakan pertandingan olahraga dalam rangka Milad ke-44 di GOR Ungu Bentoel. Pertandingan ini Selain diikuti oleh karyawan dari RSA juga diikuti oleh karyawan dari RSIM Sumberejo, BPRB Muhammadiyah Kedungadem, PKU Muhammadiyah Kalitidu dan STIKES Maboro.

Ada 4 cabang olah raga yang dipertandingkan dalam acara milad ke 44 kali ini diantaranya badminton, tenis meja, voli, dan futsal.

dr. Pramono mewakili direktur RSA yang berhalangan hadir dalam acara ini, saat memberi sambutan menghimbau kepada seluruh peserta untuk mengutamakan sportifitas dalam bertanding.

Melalui kegiatan olahraga ini, kita harapkan dapat mempererat tali persaudaraan. Mari bertanding dengan suasana gembira dan sukacita, serta mengedepankan sportifitas agar tercipta masyarakat yang sehat, produktif dan bahagia tutur dr. Pramono.

Pada kesempatan yang sama ketua MPKU PDM Bojonegoro bapak Taufiq mengharapkan kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan, karena nilai positifnya sangat banyak.

“Dalam sebuah pertandingan pasti ada yang kalah dan menang, tetapi harus tetap menjunjung tinggi sportifitas. Kedepannya akan lebih bagus lagi apabila ditambahi olah raga yang pernah dilakukan oleh Rasulullah, seperti berkuda dan lomba lari misalnya” kata beliau.

Pertandingan berlangsung secara kondusif dan para peserta pertandingan tampak sangat bersemangat dalam mengikuti masing-masing pertandingan. Bahkan wadir medis RSA dr. Pramono ikut menjadi peserta dalam pertandingan tenis meja. Meskipun cuaca saat itu agak panas tetapi tidak menyurutkan semangat semua tim dalam pertandingan.

Setelah pertandingan berakhir, acara ditutup dengan penyerahan simbolik bagi para pemenang karena hadiah dan piala akan diserahkan pada saat acara puncak milad RSA ke 44 tanggal 26 Nopember nanti. (vifi_evi)

RS Aisyiyah Terima Kunjungan Studi Banding RS. PKU Muhammadiyah Cepu

 

 

Untuk kali ketiganya RS ‘Aisyiyah Bojonegoro menjadi rujukan untuk studi banding dari rumah sakit jejaring Muhammadiyah sebagai persiapan untuk pelaksanaan Akreditasi. Setelah sebelumnya RSA telah menerima kunjungan studi banding dari RS Muhammadiyah Babat dan RS Muhammadiyah Tuban, kini RSA menerima kunjungan dari RS. PKU Muhammadiyah Cepu pada Rabu (08/11/2017).

Kunjungan ini sebagai persiapan RS. PKU Muhammadiyah Cepu untuk pelaksanaan akreditasi yang rencananya akan dilaksanakan awal tahun 2018.

Standar akreditasi merupakan upaya kementerian kesehatan menyediakan suatu perangkat yang mendorong rumah sakit senantiasa meningkatkan mutu dan keamanan pelayanan. Dengan menekankan bahwa akreditasi adalah suatu proses belajar, maka rumah sakit di stimulasi melakukan perbaikan yang berkelanjutan dan terus menerus.

Bertempat diruang komdis lantai IV gedung Bi’r Ali, tim akreditasi dari RSA dan tim berani akreditasi (sebutan tim akreditasi RS. PKU Muhammadiyah Cepu) berkumpul. Safety briefing oleh Ns. Herlin Yuliatin, S. Kep menjadi pembuka acara.

Dr. Budi Karyono selaku Direktur RS. PKU Muhammadiyah Cepu memberikan sambutannya. Beliau mengatakan kunjungannya ini dalam hal silaturrahim karena beliau sudah menganggap RSA sebagai kakak dan juga dalam rangka belajar mengenai kelengkapan dokumen akreditasi.

Direktur RSA, dr. Sudjarwanto sangat senang akan kunjungan studi banding RS. PKU Muhammadiyah Cepu. Beliau mengatakan studi banding seperti ini saling berbagi, apabila ada kelebihan di RSA diharapkan menjadi motivasi RS. PKU Muhammadiyah Cepu untuk tumbuh lebih baik, begitupun sebaliknya. “Semoga setelah studi banding disini Golnya menjadi lulus akreditasi paripurna, sehingga kita menjadi senang karena sharing diantara kami berhasil.” ucap beliau.

Iin Rahayu, wadir admin dan keuangan, menjelaskan paparan teknis kepada tim berani akreditasi, mulai dari hal-hal yang perlu dipersiapkan, pembentukan tim survey internal, survey simulasi, dan implementasi.

Dr. Pramono, wadir medis, memaparkan tentang 15 kriteria yang dinilai dan menjelaskan satu persatu 15 bab/pokja tersebut. “Kita sama-sama belajar, bukan karena kita lebih pintar, hanya saja kita mengalaminya lebih dulu.” tutur beliau.

Acara dilanjutkan dengan bimbingan dan diskusi kelompok. Kelompok dibagi menurut tim pokja masing-masing, dengan narasumber yang langsung menjelaskan dokumen terkait dari masing-masing pokja, setelah itu langsung survei lapangan.

Pemberian Kesan dan Pesan

Sebelum acara ditutup, tim berani akreditasi diberi kesempatan untuk memberi kesan dan pesan.

Mereka mengatakan setelah dapat bimbingan dari masing-masing pokja dari RSA, menjadikan mereka semakin tahu apa yang harus disiapkan untuk menghadapi akreditasi nanti.

Dr. Irianto, wadir medis RS. PKU Muhammadiyah Cepu mewakili tim berani akreditasi mengucapkan banyak terima kasih karena banyak ilmu yang telah didapatkan dan diharapkannya nanti kedepan diberi kemudahan dalam menghadapi akreditasi secara paripurna. Beliau juga mengharapkan hubungan RSA dengan RS PKU Muhammadiyah Cepu tidak terputus hari ini saja, tetapi tetap berkesinambungan agar bisa sharing untuk saling belajar.

“Mari kita menyatukan hati, menyatukan pikiran, tidak ada yang merasa paling benar, paling pintar agar menjadi tim yang solid. Disitulah keindahan rumah sakit kita muncul. Agar suasana kerja menjadi nyaman dan bahagia.” tambah dr. Sudjarwanto.

Kemudian acara ditutup dengan penyerahan cendramata dari RS. PKU. Muhammadiyah Cepu kepada RSA kemudian dilanjutkan foto bersama.